DomaiNesia

MENJEJAK ANGAN

 MENJEJAK ANGAN


Senyum terukir tipis

Menghias bibir yang manis

Sejuta harapan kurengkuh

Laksa rintangan kutempuh

Terus  melangkah berpijak

Mengejar angan yang tiada pasti


Senyum terukir tipis

Menghias bibir yang manis

Sejuta harapan kurengkuh

Laksa rintangan kutempuh


Langkah kecil

Namun hati berseru

Antara takut

Dan yakin padaMu


Terus melangkah berpijak

Walau rapuh

Mengejar angan yang tiada pasti

Kau tahu lelahku

Kau baca rinduku

Jangan biar aku jatuh lagi sendiri


Peluh di ujung jari

Doa di sudut hari

Jika hari ini ku tumbang

Esok ku bangkit lebih tenang


Terus melangkah berpijak

Walau rapuh 

Mengejar angan yang tiada pasti

Kau tahu lelahku

Kau baca rinduku

Jangan biar aku jatuh lagi sendiri


Terus melangkah berpijak

Walau rapuh 

Mengejar angan yang tiada pasti

Kau tahu lelahku

Kau baca rinduku

Jangan biar aku jatuh lagi sendiri





MEMELUK PASIR

 MEMELUK PASIR

Kutenggelam ke

dalam pasir pantai

Sampai terdalam

Diam dan beku

Kandas di bahtera rindu

Tak ada arah selain kamu

 

Memelukmu adalah anugerah

Di setiap helaan napas

Namamu jatuh pelan

Setiap langkah

Bayangmu mengikuti

Seperti garis di pasir

yang tak pernah hilang

 

Memelukmu adalah anugerah

Dalam derasnya ombak

Kau tetap bertahan

Hingga lubuk hati paling sunyi

Hanya ada kamu

 

Memelukmu adalah anugerah

Di setiap helaan napas

Namamu jatuh pelan

Setiap langkah

Bayangmu mengikuti

Seperti garis di pasir

yang tak pernah hilang

 

Pasir putih membentang luas

Jejak kakimu masih di sana

Terbawa arus derasnya ombak

Namun rasamu tertinggal di dada

 

Memelukmu adalah anugerah

Di setiap helaan napas

Namamu jatuh pelan

Setiap langkah

Bayangmu mengikuti

Seperti garis di pasir

yang tak pernah hilang